Warga Dusun Bojong Digegerkan dengan Temuan Sosok Mayat Bayi
Warga dusun Bojong Desa Sukamulya kec.Cihaurbeuti digegerkan atas penemuan sosok mayat bayi yang sudah menbusuk tepatnya di saluran air, dan diduga dibuang orang tua nya. Minggu,11,/10/2020.
Menurut keterangan yang dihimpun TP, mayat bayi tersebut ditemukan salah seorang tokoh masyarakat bernama Abdul Rosyid (55) tahun tepatnya disaluran air Argalaksana blok kopeng RT.001 RW.007 dusun Bojong, sepulangnya Ia memberi pakan domba miliknya sekira pukul.08.00 WIB tadi pagi.
Hal tersebut membuatnya kaget,dan melaporkan kewarga lainnya (Yono) dan ditindaklanjuti pelaporannya kepada Bhabinkamtibmas desa Sukamulya.
Ditambahkan warga sekitar yang tak jauh dari TKP, Ia pun sempat melihat di hari sebelumnya namun tak pernah curiga dan dikiranya hanya sebuah boneka anak dan Ia pun sempat merasakan bau bangkai yang tak sedap. Ucapnya.
Guna menindaklanjuti kejadian tersebut,Satpolsek Cihaurbeuti beserta Tiem Inapis Polres Ciamis melakukan olah TKP dan membawa mayat bayi tersebut ke Puskesmas Sukamulya guna dilakukan Pemeriksaan dan Autopsi.
Disampaikan Kadus Bojong Nana Rohana, hasil Autopsi tersebut diperkirakan usia bayi tersebut baru berumur 4 hari, dan dalam kondisi yang sudah hancur,bau membusuk dan Kaki kirinya hilang, diduga dimakan binatang. Ucapnya.
Hal senada pun disampaikan Ketua BPD Sukamulya Ali Imran,S.IP, Ia sangat menyayangkan atas perbuatan yang dilakukan orang tua bayi tersebut, pasal nya mereka tega membuang dan melakukan hal seperti ini,sungguh perbuatan biadab dan tidak manusiawi. Tuturnya.
Atas kejadian tersebut, Ali Imran,S.IP mengajak seluruh warga desa Sukamulya guna memperkokoh keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sekecil apa pun perbuatan yang kita lakukan Allah SWT Maha Mengetahui dan Ia secara pribadi dan atas nama pemdes Sukamulya mengutuk perbuatan bejad yang dilakukan orang tua bayi tersebut. Tutupnya.
Sementara Bhabinkamtibamas desa Sukamulya Brigadir.Sandi Hariyanto menyampaikan hal yang sama, Ia mengajak seluruh aparatur desa dan warga masyarakat bersifat waspada dan lebih meningkatkan keamanan agar kejadian serupa tidak terulang. Semoga Kepolisian dapat secepatnya menangkap dan memberikan sangsi hukuman bagi pelaku pembuang bayi tersebut. Ungkapnya.
Usai Autopsi di gelar, Pemdes Sukamulya, BPD,Kepala Dusun,Bhabinkamtibmas dibantu warga masyarakat melakukan penguburan bayi malang tak berdosa tersebut, sesuai syariat dan agama Islam.
Reporter. : Die
Editor. : Didi Supriadi

